Senin, 17 Maret 2014

tugas 1



1.                   Pengertian dan Perbedaan Mitos,Legenda dan Cerita Rakyat Beserta Contohnya.

Ø MITOS
Mitos adalah tradisi lisan yang terbentuk di suatu masyarakat. Mitos memiliki asal kata dari bahasa Yunani yang artinya sesuatu yang diungkapkan. Secara pengertian mitos adalah cerita yang bersifat simbolik yang mengisahkan serangkaian cerita nyata atau imajiner. Di dalam mitos bisa berisi asal usul alam semesta, dewa-dewa, supranatural, pahlawan manusia atau masyarakat tertentu yang mana memiliki tujuan untuk meneruskan dan menstabilkan kebudayaan, memberikan petunjuk hidup, melegalisir aktivitas kebudayaan, pemberian makna hidup dan pemberian model pengetahuan untuk menjelaskan hal-hal yang sulit dijelaskan dengan akal pikiran.
contoh Mitos Cerita Nyai Roro Kidul (Ratu Laut Selatan)
Kanjeng Ratu  Roro Kidul atau sering dikenal sebagai Nyi Roro Kidul merupakan dewi dari dongeng Jawa terkenal sebagai Ratu Pantai Selatan, (Pelabuhan Ratu). Suatu ketika pada masa Prabu Siliwangi memerintah di Kerajaan Pajajaran, ia memiliki seorang permaisuri cantik dan sejumlah 7 selir. Suatu ketika sang permaisuri melahirkan anak perempuan cantik pula, bahkan melebihi kecantikan ibundanya. Ia dinamai Putri Lara Kadita yang berarti Putri Nan Cantik Jelita.
Kebaikan hati dan kecantikan Putri Kadita menimbulkan rasa iri para selir yang takut tersisih dari hadapan Prabu Siliwangi.Mereka bersekongkol menghancurkan kehidupan Putri Lara Kadita dan ibunya. Keduanya diguna-guna hingga menderita sakit kulit yang parah di sekujur tubuhnya. Di bawah pengaruh guna-guna para selir, Prabu Siliwangi pun mengusir keduanya dari keraton karena dikhawatirkan mereka akan mendatangkan malapetaka bagi kerajaan.
Dalam kondisi ini, Putri Lara Kadita dan ibunya pergi tanpa tujuan. Diceritakan, sang permaisuri tewas dalam pengembaraan, sedangkan Putri Lara Kadita terus berjalan menuju selatan sampai akhirnya tiba di sebuah bukit terjal di Pantai Karanghawu. Karena amat kelelahan, Putri Lara Kadita istirahat kemudian tertidur pulas. Dalam tidur ia bermimpi bertemu dengan “orang suci” yang memberi nasihat agar sang putri menyucikan diri dengan terjun ke laut untuk mendapatkan kesembuhan, mengembalikan kecantikannya, sekaligus memperoleh kekuatan gaib untuk membalaspenderitaan yang dia alami.
Ketika terbangun, tanpa ragu Putri Lara Kadita melompat dari tebing curam ke tengah gulungan ombak, dan tenggelam ke dasar Laut Selatan. Mimpinya pun menjadi kenyataan. Selain sembuh dan kembali cantik, ia juga memperoleh kekuatan gaib serta keabadian. Namun, sang putri harus tetap tinggal di Laut Selatan.Sejak itu ia disebut sebagai Nyi Loro Kidul (yang artinya loro = derita, kidul = selatan), atau sang Ratu Penguasa Laut Selatan.

Ø  LEGENDA
Legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yag empunya cerita sebagai suatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, Legenda seringkali dipandang sebagai sejarah kolektif (folkstory).
Walaupun demikian, karena tidak tertulis maka kisah tersebut telah mengalami distorsi sehingga seringkali jauh berbeda dengan kisah aslinya. Oleh karena itu, jika legenda hendak dipergunakan sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah maka legenda harus bersih dari unsur-unsur yang mengandung sifat-sifat folklor.
Jan Harold Brunvand menggolongkan legenda menjadi empat kelompok, yaitu legenda keagamaan (religious legends) legenda alam gaib (supernatural legends), legenda perseorangan (personal legends), dan legenda setempat (local legends).
a. Legenda Keagamaan
Legenda keagamaan adalah legenda orang-orang yang dianggap suci atau saleh. Karya semacam itu termasuk folklor karena versi asalnya masih tetap hidup di kalangan masyarakat sebagai tradisi lisan. Di Jawa hagiografi menceritakan riwayat hidup para wali penyebar Islam pada masa yang paling awal. Salah satu contohnya adalah legenda Wali Sembilan (Wali Songo) mereka adalah Mau- lana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Giri, Sunan Drajat, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, dan Sunan Gunung Jati.
Selain sembilan wali tersebut, di Jawa masih banyak wali-wali lain. Legenda tentang mereka mudah dikenali sebab makam- makamnya diziarahi pada peringatan kematiannya (haul) yang disebut keramat atau punden. Para juru kunci itu pada umumnya, dapat menceritakan legenda orang sucinya. D.A. Rinkes dalam bukunya berjudul De Heiligen van Java (Orang-orang Saleh dari Jawa) menyebutkan beberapa wali lain di antaranya: Syeh Abdul Muhyi, Syeh Siti Jenar, Sunan Geseng, Ki Pandan Arang, dan Pangeran Panggung, Syeck Abdul Qodir Jaelani, dan lain- lain.
b. Legenda Alam Gaib
Legenda semacam ini biasanya berbentuk kisah yang dianggap benar-benar terjadi dan pernah dialami seseorang. Fungsi legenda semacam ini adalah untuk meneguhkan kebenaran ”takhayul” atau kepercayaan rakyat. Contoh legenda ini yaitu kepercayan terhadap adanya hantu, gendruwo, sundel bolong serta nyi blorong.
c. Legenda Perseorangan
Legenda perseorangan merupakan cerita mengenai tokoh-tokoh tertentu yang dianggap benar-benar terjadi. Di Indonesia legenda semacam ini banyak sekali. Di Jawa Timur yang paling terkenal prosa rakyat itu sudah diubah sedemikian rupa sehingga sesuai dengan rumus cerita tokoh-tokoh rakyat tradisional.
adalah legenda tokoh Panji. Panji adalah seorang putra raja Kerajaan Kahuripan di Jawa Timur yang senantiasa kehilangan istrinya. Akibatnya, banyak muncul cerita Panji yang temanya selalu perihal istrinya yang menjelma menjadi wanita lain. Cerita Panji yang semula merupakan kesusasteraan lisan (legenda), namun telah banyak dicatat orang sehingga mempunyai beberapa versi dalam bentuk tulisan. Beberapa cerita yang tergolong ke dalam cerita panji misalnya “Ande-Ande Lumut” (dongeng Cinderella ala Jawa), Kethek Ogleng (seorang pangeran disihir menjadi seekor kera), ”Cerita Sri Tanjung”, ”Jayaprana dan Layongsari”. Suatu jenis legenda perseorangan mengenai perampok seperti
Robin Hood, yang merampok penguasa korup atau orang kaya untuk didermakan kepada rakyat miskin. Legenda semacam ini di Jakarta pada ”tempo doeloe” adalah kisah petualangan ”Si Pitung”.
d. Legenda Setempat
Legenda setempat adalah cerita yang berhubungan dengan suatu tempat, nama tempat dan bentuk topografi, yaitu bentuk permukaan suatu tempat, berbukit-bukit, berjurang dan sebagainya. Legenda setempat yang berhubungan dengan nama suatu tempat misalnya, legenda Kuningan. Kuningan adalah nama suatu kota kecil yang terletak di lereng Gunung Ceremai, di sebelah selatan kota Cirebon, Jawa Barat. Contoh lain mengenai legenda setempat yang berhubungan erat dengan nama tempat adalah legenda “Anak-anak Dalem Solo yang Mengembara Mencari Sumber Bau Harum”. Legenda ini berasal dari Trunyan, Bali. Legenda ini dapat dimasukkan ke dalam golongan legenda setempat karena menceritakan asal mula nama beberapa desa di sekitar Danau Batur, seperti Kedisan, Abang Dukuh, dan Trunyan. Selain itu contoh-contoh lain legenda setempat ini misalnya ”Asal Mula Nama Banyuwangi”, serta legenda ”Roro Jongrang”, ”Tangkuban Perahu”, ”Asal Mula nama Tengger dan Terjadinya Gunung Batok” serta “asal mula nama kota Bogor”.

Ø  CERITA RAKYAT
Cerita rakyat adalah sebagian kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki Bangsa Indonesia. Pada umumnya,cerita rakyat mengisahkan tentang suatu kejadian di suatu tempat atau asal muasal suatu tempat. Tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam cerita rakyat umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang, manusia maupun dewa. Fungsi Cerita rakyat selain sebagai hiburan juga bisa dijadikan suri tauladan terutama yang mengandung pesan-pesan pendidikan moral. Banyak yang tidak menyadari kalo negeri kita tercinta ini mempunyai banyak Cerita Rakyat Indonesia yang belum kita dengar, bisa dimaklumi karena cerita rakyat menyebar dari mulut – ke mulut yang diwariskan secara turun – temurun. Namun sekarang banyak cerita rakyat yang ditulis dan dipublikasikan sehingga cerita rakyat indonesia bisa dijaga dan tidak sampai hilang dan punah.
Contoh : – Lutung Kasarung
Pada jaman dahulu kala di tatar pasundan ada sebuah kerajaan yang pimpin oleh seorang raja yang bijaksana, beliau dikenal sebagai Prabu Tapak Agung.
Prabu Tapa Agung mempunyai dua orang putri cantik yaitu Purbararang dan adiknya Purbasari.Pada saat mendekati akhir hayatnya Prabu Tapak Agung menunjuk Purbasari, putri bungsunya sebagai pengganti. “Aku sudah terlalu tua, saatnya aku turun tahta,” kata Prabu Tapa.
Purbasari memiliki kakak yang bernama Purbararang. Ia tidak setuju adiknya diangkat menggantikan Ayah mereka. “Aku putri Sulung, seharusnya ayahanda memilih aku sebagai penggantinya,” gerutu Purbararang pada tunangannya yang bernama Indrajaya. Kegeramannya yang sudah memuncak membuatnya mempunyai niat mencelakakan adiknya. Ia menemui seorang nenek sihir untuk memanterai Purbasari. Nenek sihir itu memanterai Purbasari sehingga saat itu juga tiba-tiba kulit Purbasari menjadi bertotol-totol hitam. Purbararang jadi punya alasan untuk mengusir adiknya tersebut. “Orang yang dikutuk seperti dia tidak pantas menjadi seorang Ratu !” ujar Purbararang.
Ø  Persamaan mitos,legendadan cerita rakyat adalah sama sama menceritakan tentang manusia ,dewa dewa,binatang,asal usul suatu tempat.
Ø  Perbedaan mitos,legendadan cerita rakyat adalah kalau mitos hanya omongan belaka, tidak terbukti kebenarannya . Kalao  legenda itu cerita dari mulut ke mulut tapi seirinng banyak yang tertarik dan ingin tahu makannya dibuat sebuah buktinnya seperti contoh tangkuban perahu ada bukti perahunnya dan cerita ceritannya dibatu. Kalau cerita rakyat itu cerita diwariskan dri mulut ke mulut tapi ga ada buktinnya hampir sama dengan legenda tapi ini tidak ada buktinnya.





2.                Mengamati Hewan dan Tumbuhan Secara Ilmiah



METODE PENGAMATAN
*Lokasi Pengamatan
Pengamatan dilakukan di pekarangan rumah, Cikarang Utara,Bekasi.
Waktu Pengamatan
Pengamatan dilakukan pada hari sabtu, 15 Maret 2014
Luasan areal yang diamati
Adapun luas areal yang diamati yaitu 20 m x 20 m.

                                                      
                        *Hasil pengamatan tumbuhan
Tanaman
Tinggi
Batang
Daun
Warna buah
Bentuk buah
Srikaya
3m
Keras
Kecil,tunggal
Hijau
Bulat
Sawo
2m
Keras
Tunggal, kecil
Coklat
Bulat
Jambu
2m
Keras
Tunggal, kecil
Hijau/merah
Bulat
Singkong/ubi
4m
Lemah
Lebar memanjang
Coklat
Bulat memanjang
abel hasil peng
a*Hasil pengamatan Hewanmatanhewan dsekitar
Hewan
Warna
Tubuh
Kaki
Cicak
Coklat
Kecil
4
Kucing
Hitam, putih
Besar
4
Burung
Hitam,putih
Kecil
2
Capung
Merah
Kecil
6
Nyamuk
Hitam
Kecil
4

Dalam mengamatan yang saya lakukan,saya bias menggambarkan semua pengamatan yang saya lakukan dengan cara penelitian ilmu secara ilmiah.
Penelitian ilmiah adalah rangkaian pengamatan yang sambung menyambung, berakumulasi dan melahirkan teori-teori yang mampu menjelaskan dan meramalkan fenomena-fenomena Penelitian ilmiah sering diasosiasikan dengan metode ilmiah sebagai tata cara sistimatis yang digunakan untuk melakukan penelitian.
Penelitian ilmiah juga menjadi salah satu cara untuk menjelaskan gejala-gejala alam. Adanya penelitian ilmiah membuat ilmu berkembang, karena hipotesis-hipotesis yang dihasilkan oleh penelitian ilmiah seringkali mengalami retroduksi.

Metode ilmiah atau proses ilmiah (bahasa inggris: scientific method) merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.

3.                Perbedaan Yang Bersifat Ilmiah dan Non Ilmiah
Penelitian dapat digolongkan dalam 2, sesuai dengan ukuran kwalitasnya yaitu penelitian ilmiah dan penelitian tidak ilmiah atau yang dilakukan oleh orang awam. Penelitian tidak ilmiah mempunyai ciri-ciri dilakukan tidak sistematik, data yang dikumpulkan dan cara-cara pengumpulan data bersifat subyektif yang sarat dengan muatan-muatan emosi dan perasaan dari si peneliti. Karena itu penelitian tidak ilmiah adalah penelitian yang coraknya subyektif.
Sedangkan penelitian ilmiah adalah suatu kegiatan yang sistematik dan obyektif untuk mengkaji suatu masalah dalam usaha untuk mencapai suatu pengertian mengenai prinsip-prinsipnya yang mendasar dan berlaku umum (teori) mengenai masalah tersebut. Penelitian yang dilakukan, berpedoman pada berbagai informasi (yang terwujud sebagai teori-teori) yang telah dihasilkan dalam penelitian-penelitian terdahulu, dan tujuannya adalah untuk menambah atau menyempurnakan teori yang telah ada mengenai masalah yang menjadi sasaran kajian.
Berbeda dengan penelitian tidak ilmiah, penelitian ilmiah dilakukan dengan berlandaskan pada metode ilmiah. Metode ilmiah adalah suatu kerangka landasan bagi terciptanya pengetahuan ilmiah. Dalam sains dilakukan dengan menggunakan metode pengamatan, eksperimen, generalisasi, dan verifikasi. Sedangkan dalam ilmu-ilmu sosial dan budaya, yang terbanyak dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dan pengamatan; eksperimen, generalisasi, dan verifikasi juga dilakukan dalam kegiatan-kegiatan penelitian oleh para ahli dalam bidang-bidang ilmu-ilmu sosial dan pengetahuan budaya untuk memperoleh hasil-hasil penelitian tertentu sesuai dengan tujuan penelitiannya.
Metode ilmiah berlandaskan pada pemikiran bahwa pengetahuan itu terwujud melalui apa yang dialami oleh pancaindera, khususnya melalui pengamatan dan pendengaran. Sehingga jika suatu pernyataan mengenai gejala-gejala itu harus diterima sebagai kebenaran, maka gejala-gejala itu harus dapat di verifikasi secara empirik. Jadi, setiap hukum atau rumus atau teori ilmiah haruslah dibuat berdasarkan atas adanya bukti-bukti empirik.
4.          Langkah-Langkah Metode Ilmiah
Karena metode ilmiah dilakukan secara sistematis dan berencana, maka terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan secara urut dalam pelaksanaannya. Setiap langkah atau tahapan dilaksanakan secara terkontrol dan terjaga. Adapun langkah-langkah metode ilmiah adalah sebagai berikut:

1.            Merumuskan masalah.
2.            Merumuskan hipotesis.
3.            Mengumpulkan data.
4.            Menguji hipotesis.
5.            Merumuskan kesimpulan.
Ø Merumuskan Masalah
Berpikir ilmiah melalui metode ilmiah didahului dengan kesadaran akan adanya masalah. Permasalahan ini kemudian harus dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya. Dengan penggunaan kalimat tanya diharapkan akan memudahkan orang yang melakukan metode ilmiah untuk mengumpulkan data yang dibutuhkannya, menganalisis data tersebut, kemudian menyimpulkannya.Permusan masalah adalah sebuah keharusan. Bagaimana mungkin memecahkan sebuah permasalahan dengan mencari jawabannya bila masalahnya sendiri belum dirumuskan?

Ø Merumuskan Hipotesis
Hipotesis adalah jawaban sementara dari rumusan masalah yang masih memerlukan pembuktian berdasarkan data yang telah dianalisis. Dalam metode ilmiah dan proses berpikir ilmiah, perumusan hipotesis sangat penting. Rumusan hipotesis yang jelas dapat memabntu mengarahkan pada proses selanjutnya dalam metode ilmiah. Seringkali pada saat melakukan penelitian, seorang peneliti merasa semua data sangat penting. Oleh karena itu melalui rumusan hipotesis yang baik akan memudahkan peneliti untuk mengumpulkan data yang benar-benar dibutuhkannya. Hal ini dikarenakan berpikir ilmiah dilakukan hanya untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan.

Ø Mengumpulkan Data
Pengumpulan data merupakan tahapan yang agak berbeda dari tahapan-tahapan sebelumnya dalam metode ilmiah. Pengumpulan data dilakukan di lapangan. Seorang peneliti yang sedang menerapkan metode ilmiah perlu mengumpulkan data berdasarkan hipotesis yang telah dirumuskannya. Pengumpulan data memiliki peran penting dalam metode ilmiah, sebab berkaitan dengan pengujian hipotesis. Diterima atau ditolaknya sebuah hipotesis akan bergantung pada data yang dikumpulkan. 

Ø Menguji Hipotesis
Sudah disebutkan sebelumnya bahwa hipotesis adalah jawaban sementaradari suatu permasalahan yang telah diajukan. Berpikir ilmiah pada hakekatnya merupakan sebuah proses pengujian hipotesis. Dalam kegiatan atau langkah menguji hipotesis, peneliti tidak membenarkan atau menyalahkan hipotesis, namun menerima atau menolak hipotesis tersebut. Karena itu, sebelum pengujian hipotesis dilakukan, peneliti harus terlebih dahulu menetapkan taraf signifikansinya. Semakin tinggi taraf signifikansi yang tetapkan maka akan semakin tinggi pula derjat kepercayaan terhadap hasil suatu penelitian.Hal ini dimaklumi karena taraf signifikansi berhubungan dengan ambang batas kesalahan suatu pengujian hipotesis itu sendiri. 

Ø Merumuskan Kesimpulan
Langkah paling akhir dalam berpikir ilmiah pada sebuah metode ilmiah adalah kegiatan perumusan kesimpulan. Rumusan simpulan harus bersesuaian dengan masalah yang telah diajukan sebelumnya. Kesimpulan atau simpulan ditulis dalam bentuk kalimat deklaratif secara singkat tetapi jelas. Harus dihindarkan untuk menulis data-data yang tidak relevan dengan masalah yang diajukan, walaupun dianggap cukup penting. Ini perlu ditekankan karena banyak peneliti terkecoh dengan temuan yang dianggapnya penting, walaupun pada hakikatnya tidak relevan dengan rumusan masalah yang diajukannya.




Selasa, 26 November 2013

PENDERITAAN KARENA CINTA



"CERPEN"

       Semua orang punya masa lalu masing-masing, masa lalu menyedihkan dan menyenagkan,aku tenggelam dalam kesedihan yang sangat berkepanjangan,kini saat ku temukan dirimu duniaku terasa damai dan penuh cinta.Kamu yang telah membiarkan aku jatuh cinta,kamu yang telah membangkitkan ku akan masa laluku, dan menyembuhkan luka di hati yang enggan untuk mengering.Tak seorangpun yang mampu membuat ku jatuh cinta ketika ku terluka karena cinta,kecuali dirimu yang mampu membuatku mulai merasakan jatuh cinta kembali.Perkenalan kita saat itu sebatas pertemenan biasa,bahkan sebatas kakak dan adik,seiring berjalannya waktu kita selalu bersama dan bahkan selalu ada saat kapanpun,perhatian lebih yang kamu berikan dan aku rasakan,aku mengartikan bahwa kamu menyukaiku,kamu memberikan perhatian,kamu mengajak jalan,kamu memegang erat tanganku,kamu memanggil ku dengan panggilan sayang tanpa ada status di antara kita.Tiga bulan kita bersama seperti layaknya sepasang kekasih,kamu selalu membuatku nyaman ketika aku dekat dengan mu,kamu selalu meyakinkan ku dengan kata-kata manis mu yang sering kamu ucapkan.Tapi entah mengapa semua berubah dan sangat berubah,perubahan terjadi pada dirimu yang tiba-tiba mulai menjahui diriku tanpa alasan yang jelas,Kenapa ? Dan kenapa ? Disaat aku mulai merasakan jatuh cinta kembali,disaat aku mulai bangkit dari keterpurukan akan masa lalu ku,disaat ada seseorang yang mampu membuat hati ini bahagia,kenapa kebahagian ini hanya semantara tuhan?,kenapa aku kembali jatuh cinta dengan orang yang salah? orang yang hanya bisa membuat luka dihati ini lalu pergi tanpa ada rasa bertanggung jawab karena sudah membuat aku mencintai dirinya,baru saja hati ini sembuh karena kamu hadir merubah segalanya di dalam hidupku,kenapa sekarang kamu juga membuat lukisan dihati ini sama seperti orang sebelumnya yang membuat aku kecewa ? hal seperti ini sangat menyakitkan bagiku! Sampai sekarang aku belum mengetahui alasan mengapa kamu tiba-tiba meninggalkan ku di saat aku pas lagi sayang-sayang nya? 
      Dengan kepergian mu,aku belum terbiasa tanpa mu. Malam ku ingat kamu, disaat aku sendiri tanpa mu,sendiri ku disini tak ada yang menemani ku,berjalan ku tanpa mu melangkah yang tak tentu sendiri ku disini, Malam yang penuh bintang satu bulan pun menderang,tapi kini kamu tak kunjung datang,aku mulai sadar kau tak mungkin kembali lagi. Dan kini aku benar-benar kehilangan mu,perhatian,harapan,yang kamu berikan sangat aku rasakan perbedaannya. Aku sangat menyesal kenapa aku mengenalmu dan membiarkan kamu memasuki dunia ku dan mengartikan bahwa semua ini adalah cinta. Kini tinggal kenangan,saat aku terpisah jauh dari mu,entah kenapa rasa dan pikiran ini harus teringat kamu yang jelas-jelas sudah menyakiti hati dan perasaanku.Meskipun bintang dan bulan bersinar tapi tetap hati ini selalu gelisah dan gelisah,penderitaan ku selama ini hanya memikirkan kamu yang pergi begitu saja,ingin rasanya jari jumari yang setiap ku gerakan untuk menulis pesan singkat hanya untuk menanyakan kepastian yang telah terjadi di antara kita,tapi entah mengapa serasa berat untuk kulakukan,karena aku berfikir tak perlu lagi mengharapkan seseorang yang telah pergi dan tak ingin bersamaku lagi,aku sadar aku seorang wanita dan aku tak ingin memulai,karena menurutku harga diriku lebih penting dari hal-hal seperti ini dan aku yakin tuhan selalu mempertemukan orang yang salah sebelum kita bertemu dengan orang yang benar,agar kita bisa berhati-hati untuk memilih.Aku hanya diam dan diam merasakkan penderitaan cinta seperti ini,aku tak habis pikir kenapa kamu lakukan hal ini kepada ku? kamu yang membuat aku jatuh hati.kamu yang membuat pula aku patah hati.Kenapa kamu memberi harapan kosong untuk ku? Kamu membuat ku melayang-layang dengan semua perhatian yang kamu berikan dan kenapa pada akhirnya kamu menghempaskan aku seperti ini? Apakah kamu tidak pernah merasakan rasanya di hempaskan pas lagi sayang-sayangnya ? sakit dan sungguh menderita kenapa rasa sakit hatiku selalu datang karena cinta yang berakhir dengan air mata?

By : Picka aprilianti agus

Senin, 04 November 2013

Manusia Dan Keindahan


Definisi Manusia

Dari segi ilmu eksakta , manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan system yang dimiliki oleh manusia (ilmu Kimia). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai system fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi (ilmu fisika) . Dari segi ilmu biologi manusia merupakan mahkluk biologis yang tergolong dalam golongan mahkluk mamalia.

Hakekat Manusia
o Mahkluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
o Mahkluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna jika dibandingkan dengan mahkluk lainnya
o Mahkluk Biokultural yaitu mahkluk hayati dan budayawi
o Mahkluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan, mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya

Definisi Keindahan

Keindahan berasal dari kata Indah, Keindahan adalah sifat dari sesuatu yang memberi kita rasa senang bila  melihatnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.

Jadi,manusia dan keindahan memang tak bisa dipisahkan sehingga diperlukan pelestarian bentuk keindahan yang dituangkan dalam berbagai bentuk kesenian (seni rupa, seni suara maupun seni pertunjukan) yang nantinya manjadi bagian dari kebudayaannya yang dapat dibanggakan dan mudah-mudahan terlepas dari unsur politik. Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradaban teknologi, sosial, dan budaya. Karena itu keindahan dapat dikatakan, bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia. Keindahan tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Dimanapun kapan pun dan siapa saja dapat menikmati keindahan.Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan merupakan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah.Manusia menikmati keindahan berarti manusia mempunyai pengalaman keindahan.keindahan tersebut pada dasarnya adalah almiah. Alam itu ciptaan Tuhan. Alamiah itu adalah wajar tidak berlebihan dan tidak kurang. Konsep keindahan itu sendiri sangatlah abstrak ia identik dengan kebenaran.




Manusia Dan Cinta Kasih



"Puisi"

Terang… Sungguh terang malam ini dipenuhi gemerlap Bintang dan Bulan
 Namun na'as Cahayanya mulai tersaingi oleh cahaya itu
 Perlahan semua hilang..... dan lenyap.....
Banyak! Banyak sudah hal itu hilang darinya!
Banyak! bukan satu, dua, atau tiga, tapi banyak!
Sedih melihat waktu ini.... Sedih melihat semua ini....
Hilang satu persatu....Mungkin diwaktu nanti?
Hal yang paling indah... Hal yang tak dapat dinilai berapa harganya
Hilang dan hilang sudah.....Serakah! Tamak! Licik! Egois! Munafik! Kuasai angan mereka!!
Tangis kecil, jeritan sedih mereka......ingin adanya Aspirasi putih!! Mereka rindukan itu!!
 Kasta! Harta! Dan Jabatan telah melahap!
Sepetik bunga putih diantara jutaan pasir Kenyataan memang pahit !
Putih suci, merah hati, suara indah dan kemerlap mata bahagia
Sungguh kami rindu,kami inginkan Perhatian, aku dan kamu Saling memberi
Saling mengasihi seperti dimana waktu ku terlahir Suci dan ikhlas cinta itu Tuhan! 
Berikan waktu dimana kami bisa seperti putih bersama hati dan kasih damai,kami inginkan itu!